<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fiqih &#8211; Menuntut Ilmu</title>
	<atom:link href="https://menuntutilmu.com/category/fiqih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://menuntutilmu.com</link>
	<description>Catatan Sederhana Seorang Penuntut Ilmu Syar&#039;i</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Mar 2022 18:21:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.1</generator>
	<item>
		<title>Nasihat Kepada Pelajar Ilmu Fiqih</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/nasihat-kepada-pelajar-ilmu-fiqih/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/nasihat-kepada-pelajar-ilmu-fiqih/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2020 03:43:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=671</guid>

					<description><![CDATA[Segala puji hanya milik Allah dan cukuplah pujian hanya untuk-Nya saja, Keselamatan kepada hamba-hamba Nya yang telah Dia pilih, Adapun setelahnya, Tidak sepantasnya bagi siapa yang telah Allah berikan kepadanya waktu luang, kemampuan, serta minat dalam menuntut ilmu agama untuk bermalas-malasan menuntut ilmu atau ragu-ragu dalam metode menuntut ilmu. Yang harus ia lakukan adalah memohon [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/nasihat-kepada-pelajar-ilmu-fiqih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muamalah Dengan Orang Kafir</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/muamalah-dengan-orang-kafir/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/muamalah-dengan-orang-kafir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 06:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Muamalah dengan Orang Kafir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=591</guid>

					<description><![CDATA[Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Lc Dalam kehidupan bermasyarakat di negara ini, tentunya seorang muslim hidup dengan beragam manusia yang berbeda agama. Tentu saja tidak bisa disamakan sikap kita kepada orang kafir (non muslim) dengan sikap kita kepada sesama muslimin, karena hal ini menyangkut aqidah al-Walâ’ dan al-barâ’. Dalam permasalahan ini, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/muamalah-dengan-orang-kafir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hukum Jual Beli Anjing</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/hukum-jual-beli-anjing/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/hukum-jual-beli-anjing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 06:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Jual Beli Anjing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=590</guid>

					<description><![CDATA[عَنْ أَبِى مَسْعُودٍ الأَنْصَارِىِّ رضى الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَمَهْرِ الْبَغِىِّ وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ Dari Abu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, bahwa sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang hasil penjualan anjing, upah pelacur, dan upah dukun.&#160;(HR. Bukhari, no. 2237 dan Muslim, no. 4092) عَنْ أَبِى الزُّبَيْرِ قَالَ سَأَلْتُ [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/hukum-jual-beli-anjing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Status Daging yang Dijual di Pasar, Halal atau Haram?</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/status-daging-yang-dijual-di-pasar-halal-atau-haram/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/status-daging-yang-dijual-di-pasar-halal-atau-haram/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 06:16:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Sembelihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=587</guid>

					<description><![CDATA[Assalamu’alaikum Wr. Wb, Saya punya pertanyaan yang butuh jawaban tuntas dari orang seperti pak Ustadz, yang saya anggap lebih banyak mengerti hukum syariah. Bagaimana cara kita meyakini bahwa daging yang dijual orang benar-benar disembelih dengan menyebut basmallah. Kalau ternyata tidak membaca basmallah, apakah kita telah makan makanan yang haram? Adakah pendapat yang membolehkan kita menyembelih [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/status-daging-yang-dijual-di-pasar-halal-atau-haram/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakaf Tunai</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/wakaf-tunai/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/wakaf-tunai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 04:51:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Wakaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=583</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Ustadz Ammi Nur Baits Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Ibnu Umar menceritakan, bahwa ayahnya Umar bin Khatab, mendapatkan jatah bagian kebun di Khaibar. Beliaupun melaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ya Rasulullah, saya mendapatkan kebun di Khaibar. Saya tidak memiliki harta yang lebih berharga dari pada itu. Apa yang [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/wakaf-tunai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Perbedaan Zakat, Sedekah, Infak, Hibah, dan Hadiah?</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/apa-perbedaan-zakat-sedekah-infak-hibah-dan-hadiah/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/apa-perbedaan-zakat-sedekah-infak-hibah-dan-hadiah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 04:36:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=580</guid>

					<description><![CDATA[Memahami berbagai istilah yang berlaku dalam disiplin ilmu apapun sangatlah penting, tanpa terkecuali ilmu syariat. Oleh karena itu, sejak dahulu para ulama senantiasa menjabarkan pemahaman berbagai istilah yang yang berlaku pada setiap bab dengan detail. Seakan tidak ingin ketinggalan, Ibnul Qayyim termasuk salah satu ulama yang paling gigih menekankan pentingnya penggunaan berbagai istilah syariat sebagaimana [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/apa-perbedaan-zakat-sedekah-infak-hibah-dan-hadiah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Fiqih Luqathah, Harta Yang Hilang Dari Tangan Pemiliknya</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/belajar-fiqih-luqathah-harta-yang-hilang-dari-tangan-pemiliknya/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/belajar-fiqih-luqathah-harta-yang-hilang-dari-tangan-pemiliknya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 04:07:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=575</guid>

					<description><![CDATA[Oleh Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi Definisi Luqathah Al-Luqathah yaitu setiap harta yang terjaga yang dimungkin-kan hilang dan tidak dikenali siapa pemiliknya. Dan lebih sering dipakai untuk selain hewan, adapun untuk hewan maka dikatakan dhaalah. Kewajiban Orang Yang Menemukan Barang (Multaqith) Barangsiapa menemukan barang, maka wajib baginya untuk mengetahui jenis dan jumlahnya, kemudian mempersaksikan [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/belajar-fiqih-luqathah-harta-yang-hilang-dari-tangan-pemiliknya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa itu Transaksi Ju&#8217;alah?</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/apa-itu-transaksi-jualah/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/apa-itu-transaksi-jualah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 04:28:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=568</guid>

					<description><![CDATA[Ibnu Qudamah Al-Hanbali mengatakan, “Jualah&#160;adalah semisal ucapan, ‘Siapa yang menemukan lalu mengembalikan barangku atau hewan ternakku yang hilang atau membuat tembok ini maka untuknya upah sebesar sekian.’ Siapa saja yang melakukan apa yang dikatakan di atas dia berhak mendapatkan upah yang dijanjikan. Dalilnya adalah hadis dari Abu Said Al-Khudri bahwa ada seorang warga suatu perkampungan [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/apa-itu-transaksi-jualah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Al-Wadi&#8217;ah: Hukum, Syarat, Konsekuensi dan Beberapa Pertanyaan Tentangnya</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/al-wadiah-hukum-syarat-konsekuensi-dan-beberapa-pertanyaan-tentangnya/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/al-wadiah-hukum-syarat-konsekuensi-dan-beberapa-pertanyaan-tentangnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 04:06:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=562</guid>

					<description><![CDATA[Oleh Ustadz Mu’tashim Al-Wadi`ah (atau penitipan), kata ini diambilkan dari barang yang ditinggalkan pada orang yang diminta untuk menjaganya, dengan tanpa ganti/biaya beban.[1] Wadi`ah, pada dasarnya merupakan akad yang bersifat sosial, dan bukan bersifat komersil. Akad al-Wadi`ah ini berdiri berdasarkan kasih sayang dan tolong menolong, sehingga tidak mengharuskan adanya imbalan dalam menjaga titipan tersebut. HUKUM [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/al-wadiah-hukum-syarat-konsekuensi-dan-beberapa-pertanyaan-tentangnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Shalat Tathawwu</title>
		<link>https://menuntutilmu.com/shalat-tathawwu/</link>
					<comments>https://menuntutilmu.com/shalat-tathawwu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abu Ammar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2020 13:52:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat Sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat Tathawwu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://menuntutilmu.com/?p=500</guid>

					<description><![CDATA[Shalat tathawwu dapat didefinisikan sebagai shalat-shalat tambahan selain shalat wajib yang lima waktu, baik shalat-shalat tambahan itu hukumnya wajib maupun tidak. Contoh shalat tathawwu yang wajib adalah seseorang yang bernadzar untuk shalat menyebabkan wajibnya shalat yang dinadzarkan. Macam-macam Shalat Tathawwu Ibadah tathawwu terdiri dari dua macam: 1. Tathawwu mutlak Yaitu yang tidak diberikan batasan oleh [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://menuntutilmu.com/shalat-tathawwu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
