Keutamaan dan Kekhususan Berpuasa: Kajian Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc

8. Puasa merupakan sifat pertama yang memasukkan seseorang ke dalam Syurga

Terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

 

Suatu hari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada para Sahabatnya: “Siapakah di antara kalian yang pagi ini sedang berpuasa?”. Abu Bakar menjawab : “Aku.”

Beliau bertanya lagi: “Siapa di antara kalian yang hari ini telah mengantarkan jenazah?” Abu Bakar menjawab: “Aku.”

Beliau bertanya lagi: “Siapa di antara kalian yang hari ini telah memberi makan orang miskin?” Abu Bakar menjawab: “Aku.”

Beliau bertanya lagi: “Siapa di antara kalian yang hari ini telah menjenguk orang sakit?”. Abu Bakar menjawab : “Aku.”

Selanjutnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah semua itu ada pada seseorang kecuali dia pasti akan masuk surga.” (HR. Muslim : 1707)

Dan pada kitab al-Adab al-Mufrod yang ditulis oleh Imam al-Bukhari, terdapat redaksi sebagai berikut:

 

“Tidaklah sifat-sifat ini terkumpul dalam diri seseorang dalam satu hari, melainkan dia akan dimasukkan ke dalam Syurga.”

Faidah Hadits:

Pertama, Rasulullah mendahulukan puasa dibanding 3 amalan lainnya.

Kedua, keutamaan Abu Bakar ash-Shiddiq.

Sesungguhnya manusia memiliki tingkatan keutamaan. Yang paling utama adalah para Rasul, dan diantara mereka ada Rasul-rasul pilihan yang termasuk ke dalam Ulul Azmi. Tingkatan selanjutnya adalah para Nabi. Kemudian, manusia terbaik dan termulia setelah para Rasul dan para Nabi adalah Abu Bakar ash-Shiddiq.

Salah satu keutamaan beliau adalah, terkumpulnya 4 sifat ini pada diri beliau di satu hari yang sama. Orang bisa saja mengerjakan salah satu diantara keempatnya. Misal, dalam satu hari ada orang yang berpuasa. Ada yang sudah mengantarkan jenazah. Di lain tempat ada yang sedang memberi makan orang miskin. Ada juga yang dalam sehari menjenguk orang yang sedang sakit. Namun mengumpulkan keempat perkara ini dalam satu hari, adalah keutamaan yang besar.

Ketiga, siapa saja yang mencela Abu Bakar ash-Shiddiq, maka dia telah melakukan kesalahan yang fatal dalam agama. Karena secara tidak langsung dia telah mencela Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena Rasulullah bersahabat dengan Abu Bakar hingga wafat. Bahkan menikahi putri Abu Bakar, Aisyah Radhiyallahu ‘anha.

Keempat, keutamaan 4 sifat yang semestinya seorang muslim berusaha mengamalkannya, baik secara umum (mengerjakan keempatnya namun tidak sekaligus) ataupun digabung dalam satu hari.

Yang lebih baik adalah seseorang berusaha semaksimal mungkin untuk mengamalkan keempat hal ini sekaligus dalam satu hari, karena ganjarannya yang sangat besar (Syurga). Hal ini berdasarkan hadits yang Rasulullah sampaikan diatas. Dan Rasulullah tidak berbicara dengan hawa nafsunya.

9. Puasa menghapus dosa-dosa

Dosa-dosa yang dapat dihapus disini adalah dosa-dosa kecil. Karena para Ulama membuat kaidah, bahwa amalan yang bisa menghapuskan dosa berlaku untuk dosa kecil. Adapun dosa besar, maka seseorang harus bertaubat kepada Allah atas dosa-dosa besar yang dilakukannya.

—menit ke 20, bersambung insya Alloh—

Abu Ammar

Ayah dari dua orang anak, Muhammad Ammar dan Muhammad Amru (AmmarAmru.com). Semoga Allah jadikan keduanya menjadi anak yang shalih. Belajar ilmu syar'i kepada asatidz di wilayah Indramayu, dan kuliah online di Islamic Online University.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *